PUAP JOMBANG

PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN KABUPATEN JOMBANG

  • Selamat datang di website PUAP kabupaten Jombang

Dr. M. Anang Firmansyah SP, MSi - Peneliti BPTP Kalimantan Tengah
Munculnya pemanasan global telah banyak meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahan-bahan sumber pencemar yang dapat meningkatkan efek rumah kaca, salah satu yang umum adalah CO2.

Saat ini bahan ramah lingkungan dan sedang menarik masyarakat dunia yang peduli terhadap dampak pemanasan global adalah arang (biochar). Arang merupakan salah satu bahan hasil proses pirolisis (pembakaran minim udara) saat ini diyakini merupakan bahan terbaik, sebab dapat digunakan sebagai amelioran yang mampu menyimpan C (Carbon) dalam waktu lama hingga ratusan sampai ribuan tahun, dibandingkan teknik pengomposan bahan organik.
Pengalaman penduduk asli di Amazonian menunjukkan bahwa mereka telah menggunakan arang sebagai amelioran dalam berusaha tani secara turun temurun. Mereka mempercayai penggunaan arang mampu meningkatkan produktivitas tanah. Tanah hitam yang kaya arang tersebut dikenal sebagai terra preta. Tanah mereka produktif dalam jangka waktu lama, hingga kini masih dapat diusahakan dengan baik.

Tanaman sayuran merupakan komoditas yang berpotensi sangat cepat mengalami penurunan kualitas dan tidak dapat disimpan terlalu lama. Oleh karena itu produk sayuran perlu diolah menjadi suatu produk pangan yang bermutu tinggi dan dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Dr. Ir. Ridwan Rachmat, M.Ag., Ketua Kelompok Peneliti Teknologi Penanganan Hasil Pertanian, Balai Besar Pasca Panen Pertanian Cimanggu Bogor, mengatakan persentase potensi penurunan kualitas dan kuantitas sayuran di Indonesia bisa mencapai sekitar 25-40% dari total panen. “Hal tersebut disebabkan komoditas sayuran secara umum terdiri 81-96% kadar air dan mudah rusak diakibatkan oleh proses fisiologis, kimiawi atau mikrobiologis,” ujarnya.

Dikatakannya, salah satu cara memperpanjang daya simpan sayur adalah dengan pengeringan. Sejak tahun 2003, Ridwan telah melakukan penelitian mengenai pengeringan sayuran dengan menggunakan teknologi radiasi. Teknik pengeringan yang digunakan adalah Far Infrared Radiation (FIR). Sinar infrared pada teknologi ini memiliki panjang gelombang antara 25-1.000 μm.
Pengeringan sayuran ala FIR ini, imbuh Ridwan, memiliki banyak keunggulan, di antaranya warna sayur yang dikeringkan tidak mengalami perubahan warna yang signifikan, aroma sayuran masih kuat. “Hal ini karena sinar infra merah yang digunakan hanya memutus molekul air tanpa merusak struktur molekul bahan utamanya,” jelasnya.

Air putih memiliki manfaat memperlancar sistem pencernaan jika dikonsumsi setiap hari dalam jumlah cukup.

Salah satu artis yang sangat konsisten terhadap kesehatan keluarganya adalah Ivy. Dia tak segan memberikan tips kecantikan tubuhnya hanya dengan konsumsi air putih setiap hari.

Fidya Yunita atau lebih dikenal dengan Ivy Batuta. Ibu muda ini ternyata sangat merawat kesehatan, baik untuk kesehatan rambut maupun tubuh. Ivy tak segan untuk memberikan beberapa tips kepada pembaca Sinar Tani saat ditemui di salah satu acara peluncuran produk kecantikan L’oreal baru-baru ini di Jakarta.
“Air putih yang sering kita minum sehari-hari ternyata banyak banget manfaatnya lhooo….. ,”ucap Ivy.

Berikut Tips dan manfaat air putih yang diberikan Ivy. “Air putih membantu memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi. Bila kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut,” tuturnya.

Tercatat, ada 2000 jenis varietas mangga. Tapi, jangan asal pilih, karena di balik kelezatannya, mangga memiliki khasiat yang luar biasa. Contohnya dapat menyembuhkan penyakit influenza, penambah nafsu makan, menyembuhkan luka pada kulit, radang tenggorokan atau batuk, dan masih banyak penyakit lainnya.
Hal itu seperti dikatakan Ahmad Abdul Hadi pemasok mangga asal Cirebon yang sudah mengekspor ke Timur Tengah, dalam beberapa kesempatan berbincang kepada Sinar Tani tentang khasiat dari mangga.

Katanya, “khasiat dari mangga sangat banyak, percaya ga percaya, ayah saya yang telah lama bermain dalam varietas mangga gedung gincu meyakini hal tersebut, seperti apabila kita meletakkan mangga di kamar harumnya mampu mengusir nyamuk, apabila kita influenza dengan memakan tiga buah mangga tersebut dapat terobati, dan untuk menguatkan rasa anggur yang biasa disajikan dalam jamuan makan malam hanya dengan makan satu buah mangga dapat memperkuat rasa anggur,” ucapnya.

Mangga memiliki kandungan vitamin A, C dan E yang sangat bagus untuk keremajaan kulit dan mencegah kanker. Karena di dalam mangga terdapat karotenoid yang disebut crytoxanthin, yaitu bahan penumpas kanker yang baik. Kandungan asam galat yang ada di mangga, sangat baik buat pencernaan, selain itu kandungan riboflavinnya baik untuk menjaga kesehatan mata, mulut dan tenggorokan.

Indonesia merupakan negara yang sangat kaya dengan aneka ragam buah-buahan dan sayuran. Sangat disayangkan bahwa pemanfaatan buah-buahan ini belum maksimal. Hal ini dapat terlihat dari jatuhnya harga buah bila tiba musimnya. Hal ini terutama disebabkan buah umumnya bersifat mudah rusak, sehingga bila tidak dikonsumsi atau tidak laku terjual pada waktunya maka buah-buahan tersebut harus dibuang.

Teknologi proses pengolahan buah-buahan yang dapat dilakukan adalah:
- Pembuatan kripik buah menggunakan teknologi penggorengan vakum (Vacuum Frying)
- Pembuatan snack buah-buahan (manisan kering) dengan penggunaan gula sekecil mungkin,
- Pembuatan fruit leather,
- Pembuatan jam/jeli nenas berkalori rendah.

Kesehatan gigi dan mulut tak cuma dipengaruhi oleh sikat dan pasta gigi, obat kumur, dan benang gigi. Kita juga harus bersahabat dengan makanan dan minuman yang membantu organ kunyah tetap sehat dan kuat.


Terkadang kita tidak menyadari bahwa makanan dan minuman yang kita konsumsi dapat memengaruhi kesehatan gigi. Kopi, teh, cola, red wine, dan minuman berwarna lainnya, sebenarnya bertanggung jawab terhadap perubahan warna gigi.

Selain itu, rokok dan obat-obatan yang kita konsumsi bisa berpengaruh buruk pada gigi. Padahal, gigi yang putih dapat mendukung penampilan. Hanya saja, kita sering kali mengabaikan hal tersebut.
 
Lantas apa saja yang tidak boleh diremehkan pada perawatan gigi agar tetap putih dan sehat? Ulasan Prevention berikut dapat membantu Anda.

Buah jeruk merupakan sumber vitamin C yang berguna untuk kesehatan manusia. Kandungan vitamin C sangat beragam antarvarietas, tetapi berkisar antara 27-49 mg/100 g daging buah. 

Sari buah jeruk mengandung 40-70 mg vitamin C per 100 ml, tergantung pada jenisnya. Makin tua buah jeruk, biasanya makin berkurang kandungan vitamin C-nya, tetapi semakin manis rasanya. 

Vitamin C terdapat pada sari buah, daging, dan kulit. Seperempat bagian dari total kandungan vitamin C buah jeruk terdapat di dalam sari buahnya. Betakaroten (provitamin A), yang membentuk vitamin A banyak terdapat di dalam kulit dan sari buah jeruk. 

Vitamin C berperan dalam proses penyerapan zat besi nonorganik (zat besi dan makanan nonhewani) sehingga dapat mencegah dan membantu penyembuhan anemia (lesu darah). Vitamin C juga memiliki kemampuan sebagai antioksidan, yang dapat membantu mencegah kerusakan sel akibat aktivitas molekul radikal bebas. 


Bulai merupakan penyakit jagung yang paling berbahaya. Penyebarannya sangat luas, meliputi semua daerah pengahsil jagung di Dunia seperti Filipina, Thailand, India, Indonesia, Afrika dan Amerika. Kehilangan hasil karena serangan bulai mencapai 90%

Gejala
Gejala daun yang terinfeksi berwarna khlorotik, biasanya memanjang sejajar tulang daun, dengan batas yang jelas, dan bagian daun yang masih sehat berwarna hijau normal. Warna putih seperti tepung pada permukaan bawah maupun atas bagian daun yang berwarna khlorotik, tampak dengan jelas pada pagi hari. Daun yang khlorotik sistemik menjadi sempit dan kaku. Tanaman menjadi terhambat pertumbuhannya dan pembentukan tongkol terganggu sampai tidak bertongkol sama sekali. 

Dinas Pertanian Jombang terus melakukan pemberatasan hama dan meningkatkan produksi pertanian. Salah satunya dengan gerakan gropyokan tikus yang dipusatkan di Dusun Kedungboto Desa Balongsari Kecamatan Megaluh (9 Desember 2009). 

Di JOmbang, sedikitnya ada lima titik wilayah tanam yang menjadi simpul pengendalian hama tikus."Hama tikus masih menjadi momok menakutkan bagi petani, karena itu gropyokan terus dilakukan," kata Kepala Dinas Pertanian Jombang, Ir. Suhardi, MSi, didampingi Sekretaris Dinas Pertanian, Nur Aini. 

Menurutnya, tikus mampu menimbulkan potensi kerusakan pada semua fase pertumbuhan tanaman. Sehingga pihaknya menentukan lima titik wilayah simpul pengendalian hama tikus. Meliputi Megaluh, Peterongan, Ploso, Tembelang, dan Sumobito. Dijelaskannya, setiap simpul memiliki jangkauan wilayah masing-masing karena tikus memiliki mobilitas tinggi hingga radius serangan 200 meter untuk mencari makanan ke tempat lain. Seperti simpul Megaluh meliputi Kecamatan Megaluh, Jombang, Perak, dan Bandar Kedungmulyo. Simpul Ploso meliputi Kecamatan Ploso, Kudu, dan Plandaan. Simpul Bareng meliputi Kecamatan Bareng, Ngoro dan Mojowarno.

Kegiatan supervisi yang dikemas dalam bentuk sambang kecamatan memang tidak untuk mengetahui kelemahan dan kesalahan petugas saja, melalui media ini juga dilakukan pembinaan secara langsung kepada petugas dan petani di lapangan. Melalui pembinaan secara langsung ini diharapkan akan memperkuat komitmen antara petani/ kelompoktani dengan petugas terkait visi, misi dan program yang sudah dicanangkan.

Dalam rangka memantapkan komitmen untuk mewujudkan visi “Menuju Budaya Pertanian Organik 2013”, Dinas Pertanian menyelenggarakan kegiatan supervisi yang dikemas dalam bentuk kegiatan Sambang Kecamatan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk melihat sejauhmana kesiapan masing-masing Kecamatan dalam memasuki musim tanam MP 2009/2010. Sebagaimana diketahui salah satu isu strategis dinas pertanian adalah degradasi lahan pertanian, sehingga kegiatan untuk menjawab persoalan tersebut dilakukan melalui gerakan pengembalian kesuburan lahan. Melalui sambang kecamatan akan dilihat dan dievaluasi kesiapan masing-masing petugas dalam mendukung gerakan pengembalian kesuburan lahan. Ketersediaan MOL, Bokashi, kompos, pemanfaatan limbah ternak, koordinasi dengan kios, koordinasi sesama petugas, ketersediaan pupuk terutama perimbangan antara pupuk an organik dengan pupuk organik, persiapan pestisida nabati, dan keberadaan LL (laboratorium Lapang) di masing-masing WB (Wilayah Binaan).


Tikus merupakan hama utama yang dihadapi petani di Kabupaten Jombang. Hal ini dikarenakan tikus mampu menyerang semua tanaman di semua fase pertumbuhannya. Untuk mengendalikan hama tikus Dinas Pertanian telah melakukan berbagai upaya pengendalian salah satunya dengan melestarikan burung hantu (Tyto alba). 

Sebagai salah satu satwa yang dilindungi, burung hantu (Burhan) memiliki ciri khas dari suaranya yang nyaring. Sraak…sraak. Berwarna coklat muda kekuningan, bagian dada, perut dan bawah sayap berwarna putih dengan bintik-bintik hitam. Ciri khas yang lain pada bagian mukanya ditutupi bulu putih membentuk lingkaran seperti sedang memakai bedak. Sebagai alat membunuh mangsa Burhan memiliki paruh runcing dengan kuku-kuku yang tajam. Burung hantu dikenal sebagai salah satu predator (pemangsa) tukus yang handal. Dalam sehari dia mampu memangsa tikus 2-5 ekor. Selain memangsa tikus burung hantu juga mampu membunuh tikus jauh lebih banyak dari yang dimakan. Sepasang Burhan mampu mengawasi 5 sampai dengan 10 ha lahan. Melalui pendengarannya yang tajam seekor Burhan mampu mendengar suara kawannya dari jarak 2 km. 

    Komentar Pengunjung


    ShoutMix chat widget

    Followers

    Apakah anda tahu tentang PUAP di kabupaten anda?